Rabu, 20 November 2013

Ketergantungan Pengguna Ponsel Indonesia

Survei yang dilakukan baru-baru ini oleh Ericsson ConsumerLab SouthEast Asia & Oceania menemukab fakta-fakta menarik tentang perilaku pengguna internet mobile di Indonesia.

Ketika Ericsson mengemukakan pertanyaan apakah penting bagi responden dapat terhubung dimanapun mereka berada. 66% responden masyarakat tersebut ternyata menyatakan setuju. Angka tersebut ternyata lebih besar dibanding angka rata-rata responden di seluruh dunia yang hanya mencapai 47%.

Its important for me to be always Reachable wherever I am

Selanjutnya 9% responden di Indonesia menyatakan bahwa interaksi virtual sama pentingnya dengan bertatap muka atau bertemu langsung. secara global, 16% orang setuju dengan pernyataan tersebut.

Virtual Interaction is as good as being there in person 

Apakah penting untuk selalu update dengan berita-berita terbaru! 49% persen orang Indonesia menjawab ya. Yang menarik, angkaini lebih tinggi dari presentase gloal sebesar 45%.

Its important for me to keep up-to-date with news and headlines

Pengguna internet mobiledi Indonesia juga sudah merasakan ketergantungannya terhadap akses internet. 25% responden Indonesia menyatakan pentingnya untuk selalu mendapatkan koneksi internet dianapun mereka berada. Sedangkan survey global menghasilkan angka setuju terhadap pernyataan tersebut sebesar 33%.

Its Important for for me to be able to access Internet wherever Iam

Survei yang diakukan oleh Ericsson ConsumerLab juga mengemukakan beberapa perilaku tentanga pengguna mobile di Indonesia. Ericsson yang pada survei ini membagi pengguna smartphone dengan ponsel biasa.

Tentup embaca sudah bisa menebak, aktifitas apa saja yang palng banyak dilakukan oleh penguna seluler di Indonesia.

Ya, separuh lebih atau 56% pengguna ponsel di Indonesia menghabiskan sebagian waktunya untuk chatting BBM, Whatsapp, Line, dan layanan chatting lain sangat populer di Indonesia. Tingkat kegilaan orang Indonesia terhadap chatting dibuktikan dengan angka yang melebih presentase penggynaan layanan chatting secara global.

Yang menarik, jumlah penonton video youtube via ponsel lkini meningkat 28%. Meski jumlahnya masih sedikit dibanding lingkup global yang angkanya mencapai 47%, namun peningkatannya dari tahun ke tahun cukup signifikan.

Yang masih belum berkembang dan diminati oleh orang Indonesia adalah layanan panggilan internet dan panggilan video. Meski operator dan pelaku industri seluler mati-matian memperkenalkan kedua layanan tersebut namun tetap saja hasilnya belum menggembirakan.

Sumber : Majalah taboid pulsa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Post

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...