Senin, 07 Oktober 2013

Film yang Dapat Memberikan Motivasi dan Inspirasi

       Bagi anda pecinta film, entah fiksi maupun kisah nyata, Berikut ini akan saya tampilkan beberapa film menarik yang dapat anda jadikan motivasi dan inspirasi bagi anda

1.THE BLIND SIDE


       Menonton film The Blind Side yang dibintangi Sandra Bullock, seperti menonton film drama Hollywood yang penuh liku-liku dan diakhiri sebuah akhir. Namun kisah ini bukan karangan Hollywood, melainkan sebuah kisah nyata yang terjadi baru-baru ini.

           Kisah ini dimulai dengan Michael Oher, seorang remaja keturunan Afrika Amerika, yang diambil dari pengasuhan ibunya waktu kecil karena ibunya seorang pecandu narkoba. Tidak berprestasi di sekolah, Michael berprestasi di bidang olah raga, dan memiliki nilai yang tinggi dalam offensive. Singkat cerita, seseorang yang sementara menampungnya, mendaftarkan Michael pada sebuah sekolah swasta. Pada saat itulah nasib mempertemukannya dengan keluarga Anne-Leanne Tuohy, seorang perempuan berkulit putih, yang juga menyekolahkan anak-anaknya di sana.


       Keluarga Leanne Tuohy menerima Michael sebagai anggota keluarga mereka. Setelah pindah ke rumah Leanne, prestasi Michael mulai seimbang di bidang akademis maupun di bidang olah raga karena bantuan seorang tutor yang disediakan Leanne. Menjelang tamat SMA, tawaran beasiswanya dari berbagai universitas mulai berdatangan karena kehandalannya sebagai posisi offensive tackle dalam tim football sekolahnya.

       Sandra Bullock yang memerankan Leanne Tuohy yang murah hati, tidak mengetahui kisah Michael Oher sebelum menerima tawaran main dalam film The Blind Side. Baru kemudian dia membaca bukunya yang terbit tahun 2006 dan cuplikannya dimuat dalam surat kabar The New York Times.

       Kepada the Today Show di NBC, Sandra mengatakan ia tadinya pesimis dapat mengkontribusikan sesuatu yang berarti dalam film ini, karena ia sama sekali tidak memiliki pengetahuan tentang olah raga football. Ternyata, ia banyak belajar tentang football ketika membaca bukunya dan juga belajar soal rasa sosial, karena memerankan seorang dermawan yang memberi tanpa batas.

       Film ini kaya dengan penggambaran realitas sosial di Amerika Serikat, di mana ras masih kerap menjadi pengganjal dan pemisah antarwarga. Walaupun pujian menghujani film ini untuk pengangkatannya mengenai isu rasial, namun tak pelak, muncul berbagai komentar yang mengkritik penggambaran tokoh berkulit putih sebagai pahlawan bagi rekannya yang berkulit hitam.

       Film berakhir ketika Michael menjadi pemain proesional dan terkenal dan S.J. keluar ke lapangan bersama Michael.

2.THE PURSUIT OF HAPPYNESS


         Cerita film ini dimulai pada tahun 1981 di San Francisco, California. Linda dan Chris Gardner hidup di sebuah apartemen kecil bersama anak mereka yang berusia 5 tahun, Christopher. Chris adalah seorang salesman yang menghabiskan seluruh tabungan keluarga untuk membeli franchise untuk menjual scanner tulang (Bone Density Scanner) portable. Scanner ini memang mampu menghasilkan gambar lebih baik dari X-ray, tetapi kebanyakan dokter yang ditemui Chris beranggapan bahwa harganya terlalu mahal. Linda, istrinya, bekerja sebagai buruh di sebuah laundry. Keluarga kecil ini mulai terpecah ketika mereka menyadari bahwa mereka tak mampu membayar sewa rumah dan tagihan-tagihan yang semakin menumpuk. Keadaan diperparah oleh kebiasaan Chris yang memarkir mobilnya sembarangan. Karena tak mampu membayar surat tilang, mobil Chris akhirnya disita. Puncaknya, Linda pergi meninggalkan Chris dan pergi ke New York City. Awalnya ia hendak membawa serta Christopher, namun urung atas permintaan Chris.



         Dalam keadaan putus asa, Chris tak sengaja berjumpa dengan seseorang yang membawa Ferari warna merah. Chris bertanya kepada orang itu, pekerjaan apa yang ia lakukan sehingga mampu membeli mobil mewah? Orang tersebut menjawab bahwa ia adalah seorang pialang saham. Sejak saat itu Chris memutuskan untuk berkarier sebagai pialang saham.


         Chris menerima tawaran magang tanpa dibayar di sebuah perusahaan pialang Dean Witter Reynolds yang menjanjikan pekerjaan bagi peserta magang terbaik. Dalam masa magang yang tak dibayar itu, Chris mulai kehabisan uang. Akhirnya ia diusir dari rumah sewanya dan menjadi tuna wisma. Selama beberapa hari ia tidur di tempat-tempat umum, namun kemudian ia memutuskan untuk tidur di rumah singgah Glide Memorial Chruch. Karena keterbatasan tempat, mereka harus mengantri untuk mendapatkan kamar. Kadang mereka berhasil, kadang gagal dan terpaksa tidur diluar. Kemiskinan dan ke-tunawisma-an ini semakin mendorong tekad Chris untuk menjalankan tugas dengan giat dan mendapatkan pekerjaan di Dean Witter Reynolds.


       Di akhir cerita, Chris berhasil menjadi peserta terbaik dan diterima bekerja di sana. Beberapa tahun kemudian, ia mendirikan perusahaan pialang sendiri, Gardner Rich. Pada tahun 2006, ia menjual sebagian kecil sahamnya dan berhasil mendapatkan jutaan dolar dari penjualan itu.





                                                                     3.COACH CARTER




    Film yg satu ini sebuah sebuah film yang layak kita jadikan pedoman hidup terutama dalam keteguhan akan memegang prinsip dan ketegasan dalam memimpin maupun mendidik. Berdasarkan dari kisah nyata, pada film itu diceritakan seorang yang bernama Carter (diperankan oleh samuel L. Jackson) bersedia menjadi pelatih sebuah tim basket yang hanya menang empat kali pada musim yang lalu. Tim Basket tersebut adalah tim basket sebuah SMA di kota Richmond. Diceritakan pada film itu bahwa Richmond Highschool bukan merupakan sekolah unggulan, setiap tahun hanya sekitar 50% siswanya yang lulus dan dari yang lulus hanya sedikit yang masuk ke Universitas. Anak-anak yang tergabung dalam tim basket tidak memiliki prestasi akademik yang baik.


       Hari pertama Carter datang sebagai pelatih, ia menyodorkan perjanjian kepada anak-anak di tim basket yang akan dia latih. Pada intinya kertas itu berisi perjanjian bahwa untuk dapat menjadi anggota tim basket, anak-anak harus memiliki prestasi belajar yang baik (nilai SAT 2,3 padahal yang ditetapkan sekolah hanya 2,00), mematuhi semua aturan yang ditetapkan pelatih termasuk untuk datang tepat waktu, hadir pada tiap kelas yang diikuti dan duduk di barisan paling depan serta mengenakan jas dan berdasi. Sebagai kontra prestasi coach Carter berjanji mencurahkan segala yang dia bisa lakukan untuk tim basket tersebut, dan ia yakin bahwa tim tersebut dapat meraih kemenangan. Coach Carter bahkan meminta laporan studi anggota tim-nya dari semua guru.


    Tentu saja tidak semua anak menerima aturan tersebut dan ada beberapa yang langsung mengundurkan diri. Diantara yang mengundurkan diri terdapat anak-anak yang mencetak skor terbanyak pada setiap pertandingan. Namun coach Carter tidak peduli, piihan mereka untuk tetap tergabung dalam tim basket adalah setuju dengan isi perjanjian tersebut.


       Singkat cerita, coach Carter melatih mereka dengan penuh disiplin dan konsisten dengan aturan yang telah disepakati. Berkat latihan dan teknik yang diajarkan, pada 16 kali pertandingan, tim yang sama sekali tidak diungulkan ini menang.


       Ketika mempersiapkan pertandingan yang ke 17, coach Carter menerima laporan bahwa prestasi belajar sebagian besar anggota timnya sanagt buruk. Seketika coach Carter membuat keputusan menghentikan latihan, menutup gedung olahraga, dan memindahkan latihan ke perpustakaan. Ia mengumumkan tidak akan memulai latihan jika nilai anggota tim yang jelek belum memenuhi standar sesuai perjanjian mereka.


       Tentu saja apa yang dilakukan oleh coach Carter menghebohkan sekolah bahkan seisi kotapun mencelanya dan toko tempat ia berbisnispun sampai dilempari oleh orang tidak dikenal yang ingin ia segera membuka kembali tempat latihan. Akan tetapi keteguhan prinsip demi masa depan terbaik anak-anak asuhnya tak membuat ia bergeming seperti yang sering ia sebut ‘mereka adalah pelajar olahraga jadi yng hari didahulukan pelajarnya bukan olahraganya’


        Ending cerita seluruh anak asuhnya mendapatkan nila yang ia standarkan dan merekapun kembali bertanding dan sampai kepada final tingkan nasional walaupun cuma sampai pada tingkat runner up tap perjuangan Coach Carter tidak sia-sia, beberapa anak asuhnya mendapat bea siswa dan kuliah itulah kemenangan sejati bagi Coach Carter
.



                                                             


                                                                   5.FORREST GUMP





       Forrest adalah seorang anak yang tidak terlalu pintar dan agak idiot. Walaupun keadaannya demikian, Forrest memiliki ibu yang sangat menyayangi dan memperhatikannya. Dari kehadiran ibunya inilah Forrest bisa menjalani kehidupannya dengan cukup mengesankan.

        Pada waktu kecil, selain idiot Forrest juga mengalami kesulitan berjalan. Forrest kemudian terpaksa menggunakan penyangga kaki untuk bisa berjalan. Atas kekurangan-kekurangannya inilah Forrest menjadi bahan permainan dan dikucilkan teman-temannya. Namun, ada satu teman kecilnya yang mau berteman dan akhirnya menjadi kawan dekat serta cinta Forrest. Ia adalah Jenny…..Hal yang mengesankannya difilm ini adalah, selama dan setelah menonton, memaksa diri kita untuk kembali memikirkan arti hidup. Dari mana, mau kemana, di mana mulainya, ke mana ujungnya dan yang terpenting seperti apa proses serta perjalanannya
.





                                               9.TOP SECRET a.k.aTHE BILLIONARE





       Pernah mencicipi gurihnya cemilan rumput laut ‘Tao Kae Noi’ ? Jika ya, saya berani bertaruh hanya sedikit dari anda yang mungkin mengetahui siapa pemiliknya. Ya, Ia adalah Aithipat “Top Ittipat” Kulapongvanich, pemuda Thailand yang masih berusia 26 tahun. The Billionaire a.k.a Top Secret adalah film menarik yang akan menceritakan tentang perjuangan Top sebelum ia menjadi juragan snack rumput laut terlaris di Thailand yang berpenghasilan 800 juta Baht (2,4 Triliun rupiah) per tahun dan mempunyai 2.000 karyawan seperti saat ini, ketika ia masih seorang remaja tanggung 16 tahun pecandu game online yang beruntung bisa memiliki banyak uang karena hobinya itu. Tapi ketika sepak terjangnya di dunia maya itu dihentikan karena di anggap ilegal maka dari sinilah cerita tentang perjalanan Top menjadi milliuner baru saja di mulai.

       Tentu saja berlebihan jika menganggap The Billionaire akan mengajarkan anda banyak hal untuk menjadi orang kaya lebih banyak dari apa yang kamu dapatkan di bangku kuliah. Ya, film garapan Songyos Sugmakanan (My Girl dan Phobia2) ini memang berbeda dari kebanyakan film Thailand lain yang akhir-akhir ini lebih banyak menjejali penontonnya dengan komedi romantis. Ia inspiratif, penuh dengan petuah-petuah hebat tentang perjuangan tidak kenal menyerah dan sedikit informasi tentang bisnis dan bagaimana memasarkan daganganmu di supermarket sebesar 7-Eleven.

       The Billionaire sudah menghadirkan sebuah narasi menarik di sepanjang kurang lebih 2 jam durasinya. Sangat mengasyikan melihat semuanya berfokus pada perjuangan Top yang keras kepala itu mengejar impiannya untuk menjadi pebisnis handal sembari menolong kedua orangtuanya dengan balutan penyutradaraan apik Sugmakanan dengan gaya alur majur mundur dan elemen komedi yang menarik, terlebih mengingat Thailand memiliki kedekatan dengan Indonesia soal kehidupan bermasyarakat dan berbisnis, termasuk bagaimana aktor muda Patchara Chirathivat sukses mencuri semua perhatian penontonnya. Penampilannya jelas lebih baik dari yang sudah dibuatnya di Suckseed.

       So, The Billionaire, sebuah film yang menyenangkan dan menyegarkan untuk perfilman Thailand secara keseluruhan. Mungkin terlalu banyak dramatisasi, tapi toh ini hanya sebuah film hiburan. Ya, mudah-mudahan saja Sugmakanan tidak malah mengilhami para penonton mudanya untuk mengorbankan pendidikan dan uang orang tua para penonton mudanya untuk sesuatu yang belum tentu mereka bisa dapatkan hanya dengan modal semangat pantang menyerah saja.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Post

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...